Allah maha adil. Ya, hal itu memang benar cuma kita tidak
menyadarinya karena Allah selalu membuat suatu kejadian dengan skenario yang
tidak bisa kita duga dan kita juga sering kurang bersyukur dengan apa yang kita
miliki.
Misalnya ada sepasang sahabat. Nama mereka ialah Andi dan Fandi. Andi adalah seorang yang kaya dan Fandi adalah seorang yang
miskin. Fandi dalah siswa yang pandai, cerdas, dan kreatif. Sementara Andi adalah
siswa yang sudah bodoh tetapi malas - malasan. Fandi sering membantu Andi dalam hal
pelajaran dan Andi sering membelikan Fandi tas, sepatu, buku pelajaran, dll. 20 tahun
kemudian mereka bertemu di PT. Sejahtera. Dan dalam pertemuan itu Fandi sebagai
direktur dan Andi sebagai pelamar posisi OB.
Contoh lagi. Ini peristiwa yang
saya alami sendiri. Ketika itu waktu pengumuman nilai UNAS danemku cuma 35,65.
Sementara teman - teman saya yang njoki danemnya antara 37 s/d 83 lebih. Untung
saja Allah memberikan pertolongan dengan
pengumuman bahwa yang dipakai masuk sekolah negeri adalah NA. Teman - teman
saya nilainya jeblok - jeblok. Sementara saya cuma turun 0,25 doang haha.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar