Beberapa kalangan ulama berpendapat
bahwa melukis adalah haram. Karena mereka berpendapat bahwa nanti di akhirat kita
si pelukis akan dimintai untuk meniupkan ruhnya pada lukisan kita akibat meniru
ciptaan Allah. Saya sendiri tidak sependapat tentang fatwa haram ini karena
saya juga hobi melukis karena itu saya akan membela hobi saya ini haha.
Karena saya bukan ahli tafsir
hadist maka saya akan membahas masalah ini dengan penalaran saja.
Meniru ciptaan Allah. Mengubah
bentuk 3 dimensi ke dalam bentuk dimensi 2. Apakah itu yang dinamakan meniru ?
Menurut saya kalau mengatakan mengatakan dimensi 2 itu adalah ciptaan Allah itu
adalah menghina Allah. Masak hasil lukisan di kertas dikatakan ciptaan Allah ?
tipis kayak gitu ? datar kayak gitu ? Toh hasil lukisan di kertas itu juga
tidak punya volume, kalau dibelah ya jelas tidak punya organ - organ yang
seharusnya ada dalam tubuh manusia sesungguhnya . Allah tidak serendah itu.
Allah maha besar !
uga pada zaman Rasulullah. Setahu
saya waktu Rasul tiba di Madinah disambut dengan nyanyian. Nyanyian adalah
seni. Seni itu indah. Karena itu Islam adalah agama yang mencintai keindahan.
Masak iya Allah membenci keindahan ?
Selain itu melukis juga berfungsi
untuk melatih kreativitas dan imajinasi. Maka dapat disimpulkan bahwa melukis
berfungi untuk melatih otak kanan. Masa iya Allah melarang orang untuk belajar
? Dari hukum - hukum Islam yang berlaku saya dapat menyimpulkan bahwa sesuatu
yang bermanfaat bagi manusia akan diberikan pahala dan yang meruikan akan
diberi dosa. Karena menggambar bermanfaat untuk otak kanan masak iya Allah
melarang hal - hal yang bermanfaat ?
Islam selalu menyajikan misteri.
Itu agar kita selalu berfikir untuk mengetahui apa - apa yang diciptakan Allah
tidak sia - sia. Ini fikiranku, apa fikiranmu ?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar